Arsip

Archive for Juli, 2010

Bom 3 Kilo


Akhir-akhir ini sering terdengar berita tentang terjadinya ledakan gas yang disebabkan oleh tabung gas yang rata-rata ukuran 3 kilogram. pengguna/pemakai jenis gas 3 kilo ini kebanyakan masyarakat menegah kebawah yang tahun-tahun sebelumnya di berikan secara cuma-cuma mengikuti program pemerintah mengkonversi minyak tanah ke gas.

Pemerintah beralasan bahwa cadangan/harga minyak dunia semakin menipis/mahal sedangkan kandungan gas di indonesia masih banyak tersedia untuk itu pemerintah melakukan langkah “konversi” yang di nilai sebagian orang terlalu terburu-buru, betul saja … !

pasca konversi minyak tanah ke gas banyak sekali kejadian mulai dari kerugian materil sampai korban jiwa. salah siapakah ini ? … Pemerintah atau masyarakat yang ceroboh dalam menggunakan Gas.

menurut investigasi pemerintah¬† dari beberapa kejadian ledakan “Bom 3 Kilo” kesalahan terjadi dkarenakan pemakaian yang ceroboh, mis : selang regulator, karet penutup gas, tabung bocor dll. Pemerintah sepertinya¬† “cuci tangan” menyalahkan masyarakat. padahal selang regulator itu diberikan oleh pemerintah sendiri. apakah masalah sosialisai pemakaian gas ? .. ya banyak masyarakat berpendapat pihak pemrintah kurang memberikan sosialisi kepada masyarakat mengenai pemakaian gas. pasca konversi pihak pemerintah hanya mengambil untung saja dari konversi tsb sedangkan masyarkat menjadi “kelinci percobaan” . banyak korban berjatuhan dan pemerintah masih menutup mata.

terlambat memang sudah banyak korban berjatuhan, pemerintah baru mengadakan sosialiasi pemakain gas secara “membabi buta” mulai dari TV, Radio, sampai terjun ke masyarakat ? KENAPA TIDAK DARI DULU, HARUSKAH ADA KORBAN JATUH .. S****H>>>t . dan pemerintah beralih bahwa kompor/selang regulator harus bersertifikasi SNI .. APA LAGI NIH KENAPA TIDAK DARI DULU … F****C>>0,,,FF. apakah ini kerja pemerintah kita ….. ?

kita semua berharap kejadian tersebut tidak terjadi lagi dan masyarakat dapat menggunakan dengan aman tanpa takut ada nya ledakan “BOM 3 KILO” di rumah sendiri.